14 Juni 2013

FAMILY GATHERING KE 2 BAPUKERS, YOGYAKARTA (PART 4)

KEDATANGAN EYANG ASWI PADA PUKUL 2:00 DINIHARI
Saat saya ngobrol dengan para panitia dan teman Bapukers yang masih pada kuat melekan, mendadak ada suara motor yang mengarah ke penginapan ini, sekilas saya melihat dari sorotan lampunya sepertinya sudah tidak asing lagi dengan bentuknya, setelah diamati ternyata benar Eyang Aswi dengan Pulsarnya bertemakan Byson, benar2x suatu kedatangan yang luar biasa dari SUHU yang berdomisili di Jawa Timur yang selalu memberikan Tips and triknya dengan segala eksperimennya yang selalu mewarnai pageone, wess bangga saya bisa ketemu beliau saat Bapukers semua pada tidur, eladalah ternyata postur badannya besar juga udah kayak Werkudoro.

Walaupun beliau mengalami trouble di Pulsar 220 sebelum keberangkatan ke Famgath namun tidak menyurutkan langkah kakinya untuk menghadiri event ini, tadinya saya pikir beliau gak datang ternyata datang juga ke lokasi Famgath, pantas saja waktu saya ngopi disebuah warung kira2x jam 10 malam beliau kirim pesan melalui WhatsApp, agar saya menyisakan kopi buat beliau, saya pikir bercanda ternyata benar beliau datang, padahal tadinya saya mau ajak ngopi di warung yang ada di Pantai Drini, namun berhubung saat itu sudah jam 2 pagi sudah barang tentu warung tersebut tutup. Maaf eyang jadi gak bisa ngopi bareng saya. 

Ternyata pada saat perjalanan dari JATIM ke Pantai Drini beliau menghubungi via WhatsApp dan mencontact SUHU Amon selaku panitia Famgath, namun karena sinyal disana benar-benar sulit untuk mendapat update terbaru & Suhu Amon juga sedang istirahat akhirnya beliau menggunakan GPS untuk tiba dilokasi FAMGATH.... Well salut saya beliau bisa menemukan lokasi ini dengan teknologi andro saat dinihari.

Setelah beristirahat sebentar nampak beliau sedang mengutak atik Pulsarnya, karena penasaran saya coba datangi sehingga saya dibuat kaget dengan eksperimennya selama ini takjub saya dengan kemampuannya untuk mensubstitusikan Parts Pulsar terutama dibagian kelistrikan... well benar-benar top dach SUHU-SUHU dari Jatim baik SUHU Gres maupun Eyang karena menurut eyang beliau juga dibantu oleh SUHU Gres & Mbah Sutet saat menggarap kelistrikannya yang trouble di bagian Kiprok saat beliau akan melakukan perjalanan ke FAMGATH 2, harusnya saat inilah terjadi couching clinic tentang Pulsar, sayang para Bapukers sudah pada tidur sebab di bawah jok Pulsarnya beliau banyak rangkaian elektronik untuk menyeimbangkan Pulsarnya, saking keasikannya melihat eksperimen yang beliau lakukan sehingga saya sampai lupa memfoto bagian dalam dari p220nya ha...ha..ha..

Setelah itu SUHU gres bangun dari tidurnya dan ngobrol dengan Eyang, namun karena mata saya sudah sangat ngantuk karena perjalanan yang jauh, akhirnya saya pamit dulu untuk tidur, biar esok harinya bugar pada saat itu jam menunjukkan Pukul 3 dinihari.

GOOD MORNING FROM DRINI BEACH
Keindahan Pantai Drini di Kawasan Gunung Kidul, Yogyakarta,pada pagi harinya memang benar-benar indah terutama dengan Batu karangnya yang besar dan deburan ombaknya yang luar biasa kencangnya.

SESI PERKENALAN PARA BAPUKERS
Berhubung acara perkenalan yang sempat tertunda di malam hari menggunakan Api Unggun, maka pada pagi harinya sengaja kita kumpulkan Bapukers di penginapan. Adapun acara dibuka oleh panitia Famgath yang diwakili oleh Van Jogja.

Saatnya acara yang ditunggu2x para Bapukers memperkenalkan diri masing-masing, hal ini selalu kita lakukan agar lebih mengenal Bapukers, dimana selama ini mereka mengenalnya hanya melalui dunia maya akhirnya dapat bertemu di dunia nyata, di sesi ini banyak cerita lucu saat mereka memperkenalkan diri dan menceritakan pengalamannya saat mereka melakukan Single Riding maupun Group Riding hingga bisa tiba di lokasi ,ada cerita sedih karena ada yang terkena musibah saat perjalanan seperti Bro luphey2 & Bro Judhazt dan ada juga cerita lucu dari SUHU Bangjo, saat beliau melakukan single riding ke lokasi Famgath, begitulah warna warni perkenalan Bapukers di sesi ini banyak gelak tawa disana, berikut pict penampakannya :


SESI PEMBERIAN DOPRIZE
Susunan acara ini dibuat oleh Panitia Famgath 2 dan perlu diapresiasi lebih, mengingat pada Famgath sebelumnya tidak ada hal seperti ini, adapun hadiah dorprize beranekaragam ada cooltech, avometer, Air Pump, Brake Lamp, Klakson, Helm, TV & yang gak kebagian dorprize dapat makanan wkwkwkwkwk. Berikut penampakan Pictnya :


FAMILY GATHERING KE 2 BAPUKERS, YOGYAKARTA (PART 3)

GO TO DRINI BEACH
Akhirnya jadi juga dach Bikers jadi-jadian walau cuma naik matic gak pa-pa yang penting bisa gaya ala Bikers. Segera saya langsung set GPS agar dapat segera tiba di lokasi FAMGATH, saya coba tancap gas di kisaran 60 KPJ namun isteri saya bilang "Ini motor boleh minjem malah dibawa kebut-kebutan" , saya bilang "kalau jalannya cuma 40 KPJ kapan nyampenya" padahal jarak tempuh lumayan jauh dari Malioboro ke Pantai Drini sekitar 61,4 KM tambahan saat itu saya jalan di jam 14:00, belum lagi ditambah hitungan nyasar & macet.


Pada waktu masuk ke lokasi Gunung Kidul barulah kita disuguhi beberapa track menanjak yang sangat curam, hingga turunan yang tajam belum lagi jalanan yang mulus dan memiliki kelokan-kelokan tajam yang sedikit patah.... Wow... SUBHANALLAH luar biasa keindahan alamnya, cocok buat yang doyan mereng-mereng bila melewati track ini, Well...hebat benar Panitia Famgath memilih lokasi ini untuk FAMGATH ke 2 BAPUKERS.

Waktu menemui tanjakan yang curam saya coba geber motor matic dengan kecepatan tinggi heran bikin gemes aja pingin sampai di puncak hingga pada akhirnya terciumlah bau Kamvas Kopling & suhu knalpot yang panas, wong itu motor yang saya sewa masih dalam kondisi baru kalau saya perhatikan dari total speedonya baru mencapai angka di 3000 KM, karena saking panasnya suhu Knalpot, akhirnya saya coba berhenti beberapa saat untuk menghilangkan efek bau Kamvas Kopling dan mengurangi panas berlebih, berhenti kurang lebih sekitar 10 menit akhirnya lanjut jalan lagi, Setiap tanjakan maupun turunan kita lalui dengan baik dan setiap belokan habis dilalap si matic, namun saya terus saja memandangi pemandangan alam di depan mata yang membuat saya takjub. Allahu Akbar begitu Maha Besarnya kekuatan Allah sehingga membuat alam yang begitu indah, sampai isteri berucap :
"Kita ini mau ke pantai khan ? "
"Kenapa malahan jalannya menanjak terus ? "

Dalam hati saya berpikir ia juga yach, masa kita nanjak mulu ? biasanya kalau jalur ke pantai itu posisinya selalu dataran rendah dan pastinya dibawah bukit, kenapa jalurnya naik terus ?


Akhirnya saya bilang : "mungkin pantai ini lain daripada yang lain dan gak akan pernah ada di tempat lain (padahal dalam hati jiper juga, klo nyasar alamak mana udah jauh lagi jalannya )"

Saat disebuah persimpangan saya dibingungkan dengan gps yang sudah tidak memberikan instruksi lagi, saking penasarannya saya buka dan lihat peta benar arah yang saya lalui, saya coba kaligrasi lagi untuk memastikannya, akhirnya baru ditunjukkan arah untuk belok ke kanan dimana petunjuk jalan ada dua ke kiri ke arah wonosari ke kanan ke parang tritis. namun karena GPS mengarahkan ke parang tritis saya ikuti jalan tersebut walaupun saya ragu, setelah itu ada instruksi belok ke kiri, saat kami melintasi sebuah dusun tampak banyak mata memandang ke arah kami, saya beranggapan mungkin dusun ini jarang dikunjungi. 

Disinilah saya melihat banyak orang tua renta kurang lebih umurnya sekitar 70 s/d 90 tahun yang sangat kuat melakukan pekerjaan berat dengan memanggul karung dengan berjalan kaki, salut saya mereka bekerja dengan keras untuk mencari sesuap nasi layak ditiru semangat nenek2x itu yang masih sanggup membawa beban yang berat.

Pekerja keras yang saya jumpai disana lebih banyak orang tua yang sudah renta baik nenek maupun kakek entah kenapa mereka yang diberdayakan bukan para anak muda atau orang dewasa yang belum sepuh melakukannya. Pekerjaan yang mereka lakukan kalau boleh saya simpulkan :

  • Pekerjaan kasar untuk menghancurkan bongkahan batu kapur dilakukan oleh para Kakek.
  • Pekerjaan mengangkut bongkahan batu kapur yang sudah dihancurkan dilakukan oleh para Nenek dengan memanggulnya dari satu tempat ke tempat yang lain.
  • Pekerjaan memanggul sayur-sayuran dilakukan oleh nenek dengan berjalan kaki.
  • Pekerjaan membuat rumah dilakukan oleh para Kakek dan lain sebagainya
Benar-benar miris melihat kehidupan orang tua yang sudah sepuh di daerah sana. Entah kenapa setelah saya melakukan putaran di daerah tersebut akhirnya saya malah dikembalikan ke tempat semula, gak habis pikir kenapa bisa terjadi ? namun saya ambil hikmahnya saja mungkin itu sebuah pelajaran berharga buat saya, untuk lebih peka kepada para orang tua yang sudah sepuh

Sampai suatu ketika saya berhenti di sebuah perjalanan, Tampak seorang nenek yang sedang berjalan & memanggul Batu Kapur tersenyum kepada saya dan isteri, lalu beliau bertanya kepada saya dengan menggunakan Bahasa Jawa, jujur saya kurang mengerti Bahasa Jawa yang digunakan nenek ini, karena sepertinya agak beda seperti yang biasa saya dengar di Jakarta, wess... kurang mudeng saya, coba ada SUHU Amon atau Uyut pasti mengerti apa yang beliau katakan, sambil melempar senyum lalu saya katakan terima kasih yach nek, hati-hati di jalan dan isteri saya juga mengatakan hal tersebut, namun sepertinya yang saya tangkap dari isi pembicaraannya kalau gak salah saya disuruh berhati-hati selama di perjalanan.

Perjalanan ke pantai Drini cukup menyita waktu, kami melewati tingginya Gunung Kapur, Subhanallah Allahu Akbar, begitu indahnya pesona alam ini dan gak pernah saya temui di Jakarta , Akhirnya setelah melewati jalan tersebut sampailah kita ke Pantai Drini. Disini saya coba mencari sinyal GPS dengan koordinat yang pernah disampaikan uyut, saya coba berjalan ke pantai, memang benar ketemu namun yang saya heran pada kemana Bapukers gak kelihatan batang hidungnya.

Ditengah kebingungan itu saya coba dekati penginapan seperti pict yang di famgath sama persis seperti yang disampaikan Uyut, tanpa basa-basi saya coba masuk ternyata gak ada Bapukers sama sekali, apa saya kecepatan datang, apa Bapukers gak ada yang hadir di tempat ini ha..ha..ha...ha.. dibanding bingung jalan lagi ke pantai, kurang lebih 30 menit berlalu akhirnya ketemu sama rombongan Pulsar yang baru datang, saya melihat om dollycadel di depan, saya coba panggil, dia sempat bingung beberapa saat wong yang manggil saya yang lagi naik matic setelah itu beliau baru sadar kalau saya yang memanggilnya. Lalu tampak dari kejauhan SUHU gakusahtahulah juga memanggil kami, edan ini SUHU udah bisa nyampe dulu daripada saya, hebat ternyata Ilmu Merogoh Sukmonya lebih paten dari yang saya miliki ha...ha..ha..ha.. kudu belajar private nich sama SUHU ini, sampe level berapa beliau bisa ngalahin ilmu Merogoh Sukmo yang saya miliki apa saya kurang puasa mutihnya wkwkwkwkwkw, Setelah itu akhirnya kita semua menempati Penginapan yang sudah disiapkan oleh Panitia Famgath ke 2.

Tapi memang namanya Bapukers baru sampai pantai mereka pada langsung berenang ke laut diantaranya SUHU Touring, SUHU Roti, Suhu kebut dll edan pada kuat banget staminanya, gile mereka berenang sampai malam wkwkwkwk....



Seperti yang saya sampaikan di page sebelumnya, bahwa sebenarnya pada malam hari akan diadakan acara api unggun sekaligus sesi perkenalan Bapukers, namun setelah melihat teman-teman yang sudah kelelahan akhirnya kita putuskan event tersebut akhirnya di cancel hingga esok paginya, silahkan lihat penampakannya gimana tega bangunin orang tidur.










FAMILY GATHERING KE 2 BAPUKERS, YOGYAKARTA (PART 2)

WELCOME TO JOGJA
Jujur perjalanan ke Jogja ini adalah pertama kali buat saya, maklum dari dulu pingin kesini tapi gak pernah kesampaian dari mulai masih menjadi Mahasiswa hingga Pengantin Baru dan sampai saya punya bocah, karena kesibukan kuliah saat itu & kerjaan kantor yang benar-benar super sibuk, hingga melupakan Rekreasi ke tempat penuh makna ini, alamak kota jogja kota yang saya impikan.

Jogja I'm coming

Pertama tiba disini sekitar jam 9 pagi banyak penumpang yang turun di Terminal Jombor namun setelah diskusi sebelumnya dengan para SUHU Bapukers diantaranya SUHU Amon selaku panitia famgath, SUHU Blank.Kon, SUHU NextShogun & Mbah Sutet didapat kesimpulan sebagai berikut : bahwa bila saya turun di daerah Utara maka sebaiknya turun di Prambanan, karena disana ada Trans Jogja, well hebat ternyata Jogja sudah ada Bus Trans Jogja, maklum saya jarang mendengar berita jadi bener-bener kayak orang udik saya ke kota besar. 


TARGET PERTAMA CARI TIKET UNTUK ARUS BALIK
Asik juga naik trans Jogja dimulai naik bus dengan nomor 3 A lalu dilanjutkan naik bus yang jurusan 2 A terus naik apalagi yach lupa saya pokoknya target saya bukan ke Famgath tapi ke Terminal Giwangan (arah selatan jogja) guna mencari tiket bus untuk arus balik ke Jakarta mengingat arus balik yang diperkirakan akan padat, adapun pembelian tiket ini sengaja saya beli di Terminal Giwangan karena terminal ini lebih dekat ke lokasi Pantai Drini. Alhamdulillah akhirnya saya dapat tiket juga buat pulang, jadi gak resah lagi maklum semuanya kudu dipertimbangkan dengan matang Berapa lama kita berada di kota jogja ? dan Berapa lama keuangan financial kita dapat mendukung berlama-lama di kota Jogja ?

TARGET KEDUA CARI BIRO JASA YANG MELAYANI SEWA MOTOR
Sebelumnya saya tidak mengetahui kalau di Jogja ada rental motor 1x24 jam namun hal ini baru terungkap saat saya diskusi dengan Mbah Sutet melalui WhatsApp bahwa di Jogja banyak Rental Motor dan beliau berencana akan menggunakan jasa tersebut, akhirnya setelah pembicaraan saya dengan Mbah Sutet, saya coba browsing rental motor di jogja via web, well kalau gak ada media informasi terus terang bakalan sulit saya mendapatkan informasi ini, lalu saya catat info tersebut di kertas maupun di save nomor contactnya ke Hp. Android.

Akhirnya saya coba contact mereka satu persatu dari Terminal Giwangan ada yang sulit dihubungi ada juga yang bisa dihubungi namun ternyata mereka mau mengantarkan motor tidak ke terminal giwangan karena jauh dari lokasinya, yo wess akhirnya kami janjian ketemu di MALIOBORO namun sesampainya disana malah biro jasa yang saya hubungi beralasan bahwa motor baru datang jam 4 sore, melihat kondisi tersebut saya kaget juga kalau sampai jam 4 sore motor di antar repot juga saya sampai ke Pantai Drini pada malam hari, padahal SUHU Amon berpesan jalanan menuju lokasi Famgath jalannya mulus, namun minusnya tidak ada penerangan sama sekali, Well benar-benar tantangan nich buat saya untuk mencari penyewaan rental motor secepat kilat dimana pada saat itu jam menunjukkan Pukul 13:00.

Setelah perjuangan panjang dan tidak mudah menyerah akhirnya saya mendapatkan secercah harapan, segera saya contact pak Iwan, namun beliau kebetulan tidak masuk kerja saat itu, akhirnya saya diberikan nomor hp temannya namanya mas Marjo dan mas Marjo menyanggupi datang ke lokasi dalam waktu 30 menit, ternyata 15 menit beliau tiba di lokasi. mau tahu lebih jauh tentang mas marjo silahkan melipir ke page ini cocok buat yang mau sewa motor di jogja dijamin pelayanannya memuaskan


FAMILY GATHERING KE 2 BAPUKERS, YOGYAKARTA (PART 1)

Awalnya perjalanan Famgath ini akan saya tempuh dengan Touring dengan Single Riding bersama keluarga tercinta, namun setelah pulang kopdar di hari Jumat, saya merasa pinggang sebelah kiri saya terasa sakit, saya pikir hanya sakit sebentar ternyata pada saat H-3 sebelum keberangkatan Pinggang saya masih belum bisa baik juga & akhirnya saya memutuskan untuk membeli tiket bus dengan tujuan Yogyakarta sebagai target perjalanan.

PERJALANAN BAGIAN PERTAMA

Mengingat jalur pantura macet, akhirnya sopir bus mengambil jalur tengah Pantura yang semula akan mendapatkan makan di jam malam akhirnya molor juga, akhirnya diputuskan berhenti disebuah restaurant padang di daerah Subang namun makan malam ini biaya sendiri, karena makan malam gratis akan ditarik saat melewati daerah demak

Tidak lupa pesanan untuk penambah Stamina dan biar kuat melek jangan diikutin yach, gak bagus nich kopi+rokok repot kalau udah kecanduan kelas berat. Setelah kami menyantap makanan lalu kami lanjutkan perjalanan, kalau saya amati jalur bus ini gak ubahnya dengan jalur yang dilewati oleh para Bapukers, sebab jalurnya adalah cipeundeuy, subang, cikamurang, sumedang, majalengka, palimanan, cirebon, brebes, pemalang, pekalongan, kendal, semarang hingga ke jogja.

Saatnya berhenti lagi di restoran daerah demak, nach kalau ini baru dach memang jatah dapat makan malam gratis, tapi bukan makan malam tepatnya jadi Makan di Pagi hari. Kalau saya amati boleh juga rumah makan ini tempatnya bersih, namun harganya saya kurang tahu kalau buat personal yang mampir ke mari.

Ada kejadian lucu saat di dalam toilet bus ada tulisan seperti pict dibawah ini :
walach perjuangan yang berat saat buang hajat kecil, mana kepala saya ke pentok2x karena guncangan bus, gak usah di warning juga orang dijamin gak bakalan buang hajat besar di dalam bus dijamin gak bisa, jadi kebayang kalau wanita yang buang hajat kecil pasti kasihan banget. Jadi ada pesan moral didalamnya "jangan makan terlalu banyak selama perjalanan, sebab bakal ribet buang hajat besar" wkwkwkwkwk.............. 

Setibanya di sebuah kota saya melihat pemilik rental PS di daerah Petamburan yang bernama bang leman membuka bank di daerah sana ini buktinya wkwkwk..... :

05 Juni 2013

Sewa motor murah di Yogyakarta

Bila anda berencana akan melakukan perjalanan ke kota Gudeg (Yogyakarta) dan membutuhkan alat transportasi setibanya disana, saya rasa anda akan membutuhkan jasa penyewaan sepeda motor.

Kebetulan info ini saya dapatkan dari pak Iwan (Penyedia Jasa Sewa Motor) yang berada di Yogyakarta namun pada saat saya tiba disana ternyata pak Iwan sedang berhalangan, akhirnya beliau memberikan nomor handphone kawannya yang bernama mas Marjo, mengapa saya merekomendasikan nama mas Marjo di blog ini mengingat proses saat peminjaman sepeda motor tidaklah rumit & tidak bertele2x, beda dengan agen penyewaan sepeda motor yang lain ada yang no hp. nya sulit dihubungi, ada yang beralasan motornya masih belum ada yang kembali dll. 

Saat saya menghubungi mas Marjo beliau menyanggupi akan datang ke lokasi dalam waktu 30 menit dengan membawa motor matic yang akan saya sewa, ternyata 15 menit beliau tiba di lokasi ckckckck... mantap ini baru biro jasa yang benar, setelah itu beliau memberitahukan persyaratan yang harus saya penuhi.

Sewa motor : Bening Abadi Transport
Call : Mas Marjo (085878245616)
Biaya sewa 1x24 jam sebesar 50 ribu
Persyaratan 3 ID asli penyewa
1. KTP ASLI
2. Kartu Pegawai Asli
3. NPWP Asli
4. Asuransi Kesehatan/Jamsostek (Asli)
5. BUKU NIKAH (Asli)

Silahkan pilih pokoknya bebas 3 ID Asli kalau saya kemarin membawa 4 ID (nomor 1,2,3 & 4) akhirnya saya kasih yang nomor 1,2 & 3 

Gimana apa gak murah tuch, cocok buat backpacker yang sedang tour ke yogyakarta.


best regards,


Ram Syamsul Yulias