12 November 2014

Pemotor dilarang lewat !


Per Desember 2014 akan ada hal yang baru terkait mulai berlakunya larangan bagi pengendara motor yang tidak boleh lagi melewati jalan Thamrin, hal ini dilakukan Pemda setempat guna mencegah kemacetan. Banyak komentar yang bermunculan mengenai rencana ini terutama bagi mereka yang setiap harinya melalui jalur tersebut. 

Hal ini sudah lama menjadi sorotan publik , bahkan wacana ini sebenarnya sudah jauh-jauh hari didengungkan namun pelaksanaannya masih tarik ulur. Dan sepertinya mulai Desember hal ini akan diuji. Alasan yang mendasar diantaranya adalah :
  1. Meredam kemacetan 
  2. Mengurangi angka kecelakaan
  3. Pemanfaatan Bus sebagai alat Transportasi Umum
Dari alasan yang dikemukakan menurut hemat saya ada sisi positifnya, namun hal ini harusnya dikaji ulang kembali mengingat pangkal permasalahan kemacetan di DKI Jakarta bukan saja disebabkan dari banyaknya kendaraan bermotor, namun masalahnya lebih complicated diantaranya adalah sebagai berikut :
  1. Banyaknya kendaraan mobil yang melewati daerah sana, hingga saat ini jumlahnya selalu bertambah tiap tahunnya, belum lagi adanya mobil murah dan ditambah lagi mobil-mobil yang sudah uzur yang masih tetap beroperasi, tentunya bukan malah mengurangi justru menambah kemacetan yang terjadi, kenapa demikian walaupun masih diberlakukannya 3 in 1 tetap saja hal ini tidak berpengaruh secara signifikan.
  2. Kurang maksimalnya penggunaan jalur lambat harusnya jalur ini khusus diperuntukkan untuk Bus maupun Motor namun kenyataannya jalur ini sering menjadi langganan para pengendara mobil, seyogyanya mereka memanfaatkan jalur cepat yang memang sudah diperuntukkan untuk mereka.
  3. Seringnya daerah ini dijadikan tempat untuk para pendemo guna menyampaikan aspirasinya, tentunya hal ini menambah problem kemacetan.
  4. Hambatan sering kali ditimbulkan karena adanya proyek pekerjaan bangunan
  5. Daerah Thamrin adalah Pusatnya kegiatan bisnis, pemerintahan dll tentunya hal ini akan berdampak pada kemacetan terjadi. 
  6. dll...............

Permasalahan yang akan dihadapi saat berlakunya sistem ini tentu akan berdampak besar seperti :
  1. Berpindahnya titik kemacetan ke lokasi lain, karena bukan tidak mungkin mereka akan mencari jalur alternatif selain Thamrin.
  2. Tingkat keamanan dan kenyamanan menggunakan Transportasi Umum yang masih belum sepenuhnya memuaskan pengguna.
  3. Khusus buat yang dinas luar (kurir) yang selalu menggunakan motor tentunya hal ini akan menjadi kurang fleksibel karena akan menambah cost biaya pengeluaran dan waktu yang menjadi tidak efisien.
  4. Untuk pekerja yang bekerja di daerah sana, tentunya akan ikut terkena dampaknya yang semula menggunakan motor akan beralih menggunakan transportasi umum.
  5. Yang terakhir gak kalah serunya adalah penjualan motor akan menurun secara signifikan khusus di daerah jakarta karena orang akan malas membeli motor dan mereka akan beralih membeli mobil agar bisa melewati Thamrin wkwkwkwk..........

Kalau boleh jujur saya pribadi agak pesimis bahwa dengan tidak membolehkannya pemotor melewati jalur Thamrin dapat sebagai obat mujarab untuk menekan angka kemacetan. Kalau kita tidak menelusuri pangkal masalahnya terlebih dahulu, saya rasa nonsen kalau hal ini bisa berjalan dengan baik. IMHO


11 November 2014

Bahasa kok dimasalahin ?

Di media sosial saat ini lagi ramai membahas mengenai Presiden RI ke 7 yang sedang menghadiri Forum APEC 2014 yang ke 22 di Beijing Cina, maklum ini adalah pertama kalinya kunjungan Presiden ke tingkat Internasional setelah pelantikan beliau pada tanggal 20 Oktober 2014. 

Adapun yang menjadi topik perbincangan adalah saat Presiden RI berkomunikasi dengan menggunakan Bahasa Indonesia bukan Bahasa Inggris di forum Internasional yang dihadiri oleh para pemimpin negara. Padahal kalau dicermati, kenapa Presiden tidak menggunakan Bahasa Inggris, hal ini mengacu pada UU nomor 24 tahun 2009 pasal 28 yang isinya kurang lebih seperti ini :

"Bahasa Indonesia wajib digunakan dalam pidato resmi Presiden, Wakil Presiden, dan pejabat negara yang lain yang disampaikan di dalam atau di luar negeri "

Kalau kita perhatikan bahwa Presiden sudah mengikuti aturan konstitusi yang sudah ada, tentu hal ini tidak perlu dipermasalahkan, adapun bahasa adalah cara untuk bersosialisasi & berkomunikasi antara satu dengan yang lainnya, sehingga diharapkan dengan komunikasi yang terjalin dengan baik dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi kedua belah pihak.

14 Oktober 2014

Riding dengan TVS Apache RTR 180 (edisi Malam)

Sebenarnya sudah lama video ini dibuat dan di upload di Youtube pada tanggal 4 Maret 2014 , namun karena kelupaan menuangkannya di blog ini, kali ini saya coba posting lagi, video ini saat saya masih menggunakan Apache RTR 180 berikut videonya :

01 Oktober 2014

Test kekuatan body motor TVS Dazz

Setelah pada bulan lalu mereview Test Ride TVS Dazz, maka kali ini ada lagi hal yang menarik tentang TVS Dazz saat saya membuka Akun Facebook melihat postingan bro Evoel Saepuloh aka Om SS mengenai " Video Test Kekuatan Body Motor TVS Dazz" , dalam Video itu test yang dilakukan om SS benar-benar ekstrim karena menggunakan motor pribadinya dan semata-mata hal ini untuk membuktikan bahwa Pabrikan TVS tidak main-main untuk memproduksi motor yang berkualitas. 

Test pertama 
untuk membuktikan kekuatan Headlamp dan Body motor dipukul dengan menggunakan Palu dan Pipa Besi, kita bisa membayangkan material yang digunakan TVS sangat kuat jadi membutuhkan tenaga yang ekstra lebih untuk merusaknya. Silahkan anda klik Video di bawah ini


Test kedua
Pada test kedua bagian lampu belakang dipukul dengan menggunakan Pipa Besi, pada bagian ini terlihat bahwa untuk merusaknya tidak sesulit seperti pada saat Test Pertama. Silahkan anda klik Video di bawah ini


Kerusakan LCD berbayang di HP Compaq CQ 40

Beberapa bulan yang lalu saya datang ke rumah sepupu ternyata suaminya dapat Laptop HP Compaq Presario CQ40 dalam kondisi yang rusak, namun dia menerangkan bahwa ada masalah di laptopnya dimana LCDnya berbayang dengan kondisi seperti ini :  


Dugaan saya kerusakan terjadi di bagian LCD, cuma permasalahannya apakah HP masih stok LCD untuk laptop ini, akhirnya saya coba datangi HP Service Center di Mall Kota Kasablanka, Jl. Casablanca Kav. 88, Jakarta Selatan.


Sesampainya disana akhirnya dilakukan pengecekan awal dan memang dugaan saya tepat kalau permasalahannya di LCD, akhirnya saya diberikan bukti tanda terima barang guna dilakukan pengecekan lanjutan. 

Sore harinya saya dihubungi kembali oleh pihak HP, bahwa kerusakan LCD pada laptop ini sparepartnya sudah tidak bisa di indent lagi dan pasokan dari pusat dihentikan mengingat usianya sudah masuk lebih dari 3 tahun. Dan mereka menyarankan agar kami mencarinya di tempat lain. Umpama ada LCD tersebut harganya mahal dikisaran 2 jutaan, wewww...... mahal banget kalau sampai seharga itu mendingan beli laptop baru.

Akhirnya saya serahkan kembali kepada pemiliknya mengingat sulitnya mencari sparepart dan ternyata beliau baru dapat kabar dari penyedia barang bahwa LCD tersebut tersedia dan kebetulan masih ada stok, ternyata harganya miring dikisaran 600 ribuan entah harga seperti itu LCD asli atau barang KWnya.

Jadi buat pemilik laptop ada baiknya dipikirkan bilamana usia laptop sudah masuk tahun ke 3, sebab kalau permasalahannya hanya software mungkin masih bisa ditangani dengan menginstall ulang aplikasi, namun bilamana kerusakannya sudah mengarah ke Hardware tentu akan sulit mendapatkan sparepartsnya.