25 Juli 2009

Teknik Penyusupan Jaringan Komputer pada WLAN

Tidak Bisa dipungkiri kemajuan teknologi pada Jaringan Komputer sudah sangat baik dengan penggunaan WLAN (Wireless LAN), yang mampu menghemat biaya dari penggunaan Kabel (Cable), sebagai sarana koneksinya, namun dengan kemajuan yang pesat dari penggunaan teknologi ini mendorong beberapa Komunitas Underground (Hacker) untuk mencari celah yang dapat diterobos guna Melumpuhkan Security System tersebut. Oleh karena itu maka dalam Artikel ini kita mencoba untuk memaparkan bagaimana cara Hacker untuk Menerobos Sistem Keamanan, walaupun hal ini mungkin sudah banyak diketahui oleh para Administrator Jaringan, namun buat anda yang tertarik untuk menekuni bidang ini kiranya perlu untuk mewaspadai aksi - aksi yang dapat dilakukan oleh para Hacker - hacker tersebut

Dalam menjalankan aksinya maka seorang/ beberapa hacker dapat melakukan aksi-aksi penerobosan dengan berbagai metode :
  1. PASSIVE ATTACK, Teknik ini adalah teknik yang paling sederhana digunakan namun sangat efektif untuk menyerang jaringan karena sifat dari sistem serangan tersebut dengan cara mencuri informasi-informasi penting seperti Session, Email, Password, http dan juga Tellnet
  2. ACTIVE ATTACK, Teknik ini lebih cenderung menyerang server dengan melakukan penetrasi kedalamnya dimana serangan ini dapat menambah, mengedit, mendelete setelan/konfigurasi pada Jaringan Wireless LAN.
  3. JAMMING, Teknik ini digunakan untuk menonaktifkan Jaringan Wireless sifat serangan ini biasa disebut DoS (Denial of Service) dimana target yang diserang biasanya komputer yang bertindak sebagai Web Server, umumnya dilakukan dengan mengirimkan sinyal RF yang berlebihan, ada 2 macam bentuk pada DoS (Denial Of Service) : Memaksa komputer korban untuk melakukan reset sehingga fungsinya tidak berjalan dengan baik & Memblokir media komunikasi dua arah sehingga keduanya akan gagal berkomunikasi.
  4. MAN IN THE MIDDLE ATTACK, Teknik ini menggunakan Access Point dengan sinyal yang lebih kuat dari pada Access Point sebenarnya, sehingga menyebabkan user/client mengira bahwa sinyal yang dipancarkan pada Access Point tersebut adalah asli, namun kenyataannya palsu.
Setelah melihat beberapa metode diatas membuat kita harus selalu mewaspadai karena hal ini dapat terjadi ,dengan selalu memproteksi keamanan dan memperbaiki Security Hole, dengan maksud meminimalisir penyusupan pada Jaringan Komputer. Pepatah Bijak mengatakan " Diatas Langit Masih Ada Langit"

Penulis : Ram Syamsul Yulias
http://www.rampunjadi.com

Tidak ada komentar: